Resep Kue Clorot Tradisional yang Hampir Punah

Sebenarnya banyak sekali jenis jajanan tradisional Indonesia yang keberadaannya semakin lama semakin jarang karena kalah dengan jajanan berkemas yang lebih modern. Padahal kue-kue atau jajanan tersebut sebenarnya juga memiliki rasa yang tidak kalah enak dengan makanan modern yang sekarang ini sangat banyak jenisnya dipasaran.

Salah satu jajanan tersebut adalah kue clorot, yang merupakan kue khas Jawa yang memiliki rasa yang manis aroma gula merah, yang sekarang disinyalir sudah sangat langka yang membuatnya. Padahal kue ini bisa dibilang salah satu kekayaan budaya kuliner di negeri kita yang seharusnya tetap dilestarikan agar tidak punah, bahkan menurut kami untuk didaerah-daerah pedesaan saja kue ini juga sudah semakin sulit untuk mendapatkannya apalagi diperkotaan.  

Salah satu hal yang juga sangat menarik perhatian dari kue ini selain rasanya adalah, kemasan yang sangat unik sekali karena dibungkus oleh daun kelapa yang masih muda atau orang Jawa sering menyebutnya sebagai janur kuning, yang dibentuk seperti terompet atau kerucut. Maka tidak heran pada masa kejayaannya kue ini juga sangat disukai oleh anak-anak kecil karena kemasan yang agak mirip seperti mainan tradisional, namun banyak juga orang dewasa yang suka jajanan tersebut.

Jika anda ingin bernostalgia dengan kue ini tentu akan kesulitan untuk menemukannya, oleh karena itu mari kita membuat sendiri kue Clorot tersebut sekaligus melestarikan budaya kuliner yang hampir punah, agar anak-anak kita tetap bisa mencicipinya. Jika anda tertarik berikut resep dan cara membuatnya.
Resep Kue Clorot
250 gram tepung beras
250 gram gula merah
1 liter santan kelapa
3 lembar daun pandan
Garam secukupnya
Daun kelapa muda(janur) yang sudah diambil lidinya untuk pembungkus yang dibentuk seperti kerucut, untuk membentuknya kurang lebih lihatlah pada gambar diatas.

Cara Membuat
1. Campurkan beberapa bahan seperti santan, gula merah, daun pandan dan garam yang direbus hingga mendidih, sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Jika sudah maka saringlah adonan tersebut
2. Siapkan tepung beras yang sebelumnya sudah diayak terlebih dahulu, kemudian tuangkan adonan santan nomor 1 diatas pada tepung tersebut sambil diaduk rata dan licin.
3. Tatalah kerucut yang terbuat dari daun kelapa di atas kukusan menghadap ke atas, kemudian Masukan adonan tersebut pada kerucut tersebut, kira-kira 3/4 bagian saja.
4. Jika semuanya sudah kukuslah kira-kira setengah jam sampai adonan menjadi mengeras. 

0 comments:

Post a Comment