Hal Yang Harus Dilakukan dan Dihindari Dalam Wawancara Kerja

Ketika kita melamar perkerjaan sebagai karyawan di perusahaan Swasta atau BUMN, kita akan menghadapi beberapa test untuk bersaing dalam penentuan kandidat terbaik yang akan ditetapkan dari perusahaan yang kita lamar. Salah satu test tersebut adalah test wawancara atau interview, yaitu suatu test percakapan antara calon karyawan dengan pihak perusahaan dengan tujuan untuk mengenal lebih jauh dari calon karyawan baik itu terutama dari sisi kepribadian.

Untuk melewati test ini bisa dibilang gampang-gampang susah, karena pada umumnya mereka sebagai calon karyawan akan dihadapkan dengan situasi serba salah, dan berbagai tekanan untuk mengenal kepribadian seseorang. Oleh karena itu sebagai pencari kerja kita harus mempersiapkan hal ini dengan baik, agar bisa memberikan kesan baik dari pewawancara sehingga sedikit banyak juga akan berpengaruh dengan tingkat keberhasilan dalam mencari kerja.

Pada kesempatan ini kami akan sedikit berbagi mengenai tip-tip dalam wawancara kerja, yang semoga juga akan bermanfaat bagi anda para pencari kerja.

Beberapa hal yang harus dilakukan ketika wawancara kerja :
1. Berpakaianlah yang rapi, sopan dengan penampilan paling prima, hal ini akan memberikan anda kesan positif ketika pewawancara pertama kali melihat anda, karena cara berpakaian akan mencerminkan kepribadian anda dan keprofesionalan anda. Gunakan celana panjang kain berwarna hitam, hem lengan panjang dan bersepatu (jangan sepatu casual apalagi sport)

2. Jangan datang terlambat ketika akan wawancara, usahakan setidaknya 30 menit sebelum dimulai anda sudah hadir. Jika anda terlambat sudah pasti anda akan dinilai tidak disiplin apapun alasannya, sehingga sebaiknya apabila rumah anda jauh atau jalanan sering macet berangkat sedini mungkin.

3. Ketika anda memasuki ruangan wawancara sapalah dengan ucapan seperti selamat pagi pak/bu, kemudian jabatlah tangan mereka dan tersenyumlah.

4. Gambarkan diri anda apa adanya, ceritakan apa kelebihan anda yang sekiranya akan memberikan kontribusi kepada perusahaan. Namun apabila pewawancara menanyakan kelebihan anda yang lain seperti menyangkut hobi dan prestasi anda lainnya, ceritakan secukupnya jangan terlalu berlebihan.

5. Jawablah setiap pertanyaan dengan jelas dan spesifik : jangan terlalu singkat, namun juga jangan terlalu panjang karena anda akan dianggap bertele-tele dan jika demikian kemungkinan secara tidak sadar jawaban anda juga akan keluar dari jalur.

6. Bersikaplah tenang, tataplah mata pewawancara dengan ramah, duduk dalam posisi tegak dan rileks, sehingga akan menciptakan percakapan santai namun tetap profesional.

7. Gunakan bahasa formal yang baik yang menunjukan keprofesionalan anda, namun adakalanya apabila pewancara menggunakan bahasa prokem atau bahasa gaul anda bisa sedikit mengikuti gayanya, namun tetap jangan berlebihan.

8. Tunjukan kepercayaan diri anda ketika wawancara, dan gambarkan jika anda mampu memberikan kontribusi berarti dalam perusahaan.

9. Bicaralah yang jelas, dalam arti jangan terlalu keras namun juga jangan terlalu pelan.

10. Tunjukan anda benar-benar tertarik dan berminat dengan posisi yang sedang anda lamar.

11. Jika wawancara selesai jabatlah tangan pewawancara, dan ucapkan terima-kasih atas waktu yang telah diberikan.
Hal yang harus di hindari ketika wawancara kerja :
1. Jangan menjelek-jelekan perusahaan lama dimana anda dulu pernah bekerja, baik itu atasan maupun rekan kerja lama. Hal ini akan menjatuhkan anda sehingga anda juga akan diberikan pertanyaan yang memojokan.

2. Gugup ketika wawancara kerja, hal ini memang sudah biasa pasti semua orang akan mengalaminya, namun anda harus sebisa mungkin untuk menghilangkannya.

3. Jangan bicara terlalu cepat agar pewawancara bisa menangkap dengan baik dari jawaban anda.

4. Jangan berdebat, jika demikian anda akan dianggap orang yang mudah berpengaruh terhadap karyawan lain, sebagai contohnya anda akan dianggap berpotensi dalam melakukan provokasi untuk melakukan demo apabila ada ketidak puasan terhadap perusahaan.

5. Jangan berbicara jika anda seolah-olah sudah menjadi bagian dari perusahaan yang anda lamar, contohnya menyebut kata perusahaan kita, lebih baik menyebut kata perusahaan ini.

6. Jangan menuntut gaji beserta tunjangan yang berlebihan. Hal ini memang salah satu hal yang paling membuat pelamar kerja serba salah, sehingga kita harus berhati-hati.

7. Jangan seolah-olah anda melamar kerja hanya karena butuh pekerjaan atau uang, tunjukan kalau anda ingin menjadi bagian dalam perusahaan. Hal ini memang seperti orang munafik, tetapi terkadang dalam hal situasi tertentu apa dikata berbeda dihati harus kita jalani selama tidak merugikan orang lain.

8. Jangan katakan tidak jika anda ditanya jika sewaktu-waktu anda di tugaskan diluar pulau sanggupkah anda, jawab saja ya karena semua bisa saja hanya menguji anda dan belum pasti. Tentang benar atau tidaknya bisa dipikirkan belakangan.

9. Jika anda lama tidak bekerja, jangan melontarkan kata-kata yang seolah-olah anda menyalahkan keadaan seperti sekarang susah cari kerja, ekonomi memburuk dan lain-lain.

10. Jangan mengajukan pertanyaan yang terlalu banyak tentang apa yang akan diberikan perusahaan kepada anda. Biarkan pewawancara sendiri yang mengatakannya terlebih dahulu.

11. Jangan utarakan kelemahan anda apabila tidak ditanya, dan jika anda ditanya juga utarakan bagaimanakah anda bisa mengatasi kelemahan anda.

12. Jangan memuji pewawancara yang seakan-akan anda ingin menarik simpatik dari pewawancara dengan cara di luar konteks, seperti pakaian anda sangat bagus, anda adalah orang yang sangat baik, dan lain-lain

13. Hal-hal kecil seperti bersendawa, menguap, tidak mematikan ponsel, dan lain-lain.

Demikian beberapa tip-tip tentang cara wawancara kerja yang baik dari kami, jika anda ingin menambahkan silahkan berkomentar di bawah. Semoga bermanfaat

0 comments:

Post a Comment