Showing posts with label Manisan. Show all posts
Showing posts with label Manisan. Show all posts

Cara Membuat Manisan Mangga Muda Basah

Sepertinya sekarang sedang akan memasuki musim buah mangga, karena banyak sekali pohon mangga yang mulai berbuah dan dipasar-pasarpun juga mulai cukup banyak yang menjualnya. Secara umum tentu saja buah mangga disantab langsung jika sudah matang karena memiliki rasa yang manis dan kandungan airnya yang banyak juga membuatnya tersa sangat segar. Namun bagi masyarakat kita buah mangga yang masih muda berwarna hijau(orang Jawa menyebutnya sebagai "Keruntil") walupun memiliki rasa yang masam, juga sangat digemari untuk disantab dengan cara diolah terlebih dahulu.


Salah satu jenis olahan tersebut adalah menjadikannya sebagai manisan yang cocok untuk kita santab ketika musim panas, sehingga rasanya lebih segar. Namun seperti kita ketahui jika manisan sendiri pada umumnya terbagi menjadi dua macam yaitu kering dan basah, yang masing-masing memiliki cita rasa tersendiri, namun untuk kesempatan ini kami akan membahas manisan buah mangga muda yang basah terlebih dahulu.

Manisan basah tentu terdapat kuah didalamnya walaupun sedikit, dan kuah tersebut juga memiliki rasa yang manis dan segar terlebih lagi jika diberi es batu. Uniknya lagi ada sebagian orang yang membuat manisan mangga muda dengan diberi cabe sehingga juga memiliki rasa yang pedas manis menggugah selera. 

Oleh karena itu pada artikel ini kami juga akan sedikit berbagi tentang resep dan cara membuat manisan dari buah mangga tersebut baik yang pedas maupun yang tidak.
Resep I(rasa pedas manis)
500 gram mangga muda, potong-potong sesuai selera
150 gram gula pasir'
3 butir cabai merah keriting
1 cabai rawit(atau sesuai selera)
Garam secukupnya
1/2 liter air

Cara Membuat
  • Tumbuk cabai rawit dan cabai merah keriting kemudian campurkan bersama air, gula dan garam dan rebuslah hingga mendidih, kemudian tunggu hingga menjadi hangat
  • Siapkan sebuah wadah bersih kemudian masukan buah mangga muda dan siramlah dengan air gula yang sudah dibuat kemudian tunggu hingga air gula menjadi dingin.
  • Masukan kedalam lemari es semalaman hingga beberapa hari

Resep II(rasa manis)
500 gram mangga muda, iris-iris sesuai selera
Sedikit kapur sirih campurkan dengan air

Bahan A
125 gram  gula pasir
75ml air
garam secukupnya

Bahan B
150 gram gula pasir
300 ml air

Cara Membuat
  • Rendamlah mangga dengan larutan air kapur sirih kira-kira setengah jam, kemudian cuci hingga benar-benar bersih dan kapur sirihnya hilang agar tidak pahit. Jika sudah simpan didalam stoples kaca dan tutuplah rapat.
  • Campurkan semua bahan A kemudian rebus hingga mendidih dan dinginkan Tuangkan larutan gula kedalam stoples berisi mangga dan biarkan semalaman
  • Jika sudah tiriskan mangga dari air gulanya
  • Campurkan semua bahan B kemudian rebus hingga mendidih, kemudian dinginkan
  • Jika sudah tuangkan kedalam mangga dan masukan didalam lemari es

Cara Membuat Manisan Pala

Pala (Myristica fragrans) merupakan sebuah tumbuhan(pohon) yang dimanfaatkan buahnya untuk diambil biji dan daging buahnya. Bersadarkan dari sumber yang saya dapat disitus wikipedia tumbuhan seperti ini berasal dari Banda, Maluku dan telah menjadi komoditi perdagangan sejak jaman Romawi, selain itu sejak zaman eksplorasi Eropa pala juga tersebar luas di daerah tropika lain seperti Mauritius dan Karibia (Grenada).

Selain biji yang dikeringkan, pala juga dimanfaatkan buahnya yang pada umumnya diolah menjadi sebuah camilan manis yaitu berupa manisan sehingga disebut sebagai manisan pala. Mungkin sudah banyak diantara anda yang pernah mencicipi manisan seperti ini, karena banyak toko-toko kue maupun toko oleh-oleh yang menjual manisan yang terbuat dari pala seperti ini.

Rasa dari manisan pala agak masam-masam manis sehingga sangat segar jika kita nikmati ketika cuaca panas dengan ditemani segelas minuman dingin. Selain itu jika kita lhat dari penampilan fisiknya juga menarik yaitu kuning merona dan bagian luarnya ditaburi oleh gula pasir, sehingga membuatnya terlihat ranum yang akan membuat kita semua serasa ingin memakannya walaupun hanya melihatnya saja.

Untuk membuat manisan seperti ini, sebenarnya cukup sederhana dan tidak membutuhkan bahan yang banyak, namun dalam hal tersebut tetap membutuhkan ketelatenan karena butuh beberapa hari untuk proses pembuatan manisan ini. Oleh karena itu bagi anda semua yang tertarik untuk membuatnya sendiri dirumah, silahkan baca yang dibawah ini.

Bahan yang dibutuhkan
600 gram buah pala
2 sendok makan garam
2 sendok kecil kapur sirih
1 kg gula pasir
6 liter air
Gula pasir secukupnya untuk taburan

Cara Membuat
  • Kupas buah pala kemudian ambil dagingnya saja, dan iris-iris berbentuk seperti kipas
  • Rendamlah buah pala pada 2 liter air yang telah dilarutkan dengan 2 sendok garam selama 1 hari. Jika sudah tiriskan
  • Pada hari kedua rendamlah kembali pala pada 2 liter air yang dilarutkan dengan kapur sirih selama 1 hari. Jika sudah tiriskan dan cuci bersih
  • Pada hari ketiga rebus 2 liter air bersama gula hingga gulanya larut. Jika sudah rendam lagi buah pala pada larutan gula selama 1 hari, kemudian tiriskan
  • Masaklah air larutan gula hingga agak mengental, kemudian angkat dan tunggu hingga dingin
  • Jika sudah rendam lagi pala pada larutan gula tersebut 1 hari dan lakukan langkah ini beberapa kali hingga air gula habis terserap
  • Jemurlah pala hingga agak kering, dan taburi dengan gula pasir hingga merata

Cara Membuat Camilan Manisan Pepaya Kering

Pepaya(Carica papaya L.) adalah sejenis buah yang sering dikonsumsi oleh masyarakat karena rasanya yang manis dan segar, baik dimakan secara langsung maupun diolah lagi menjadi beragam makanan maupun minuman. Buah ini memiliki daging yang berwarna merah agak kekuningan yang memiliki bentuk seperti oval, dengan isi yang berupa butiran-butiran kecil berjumlah banyak yang berwarna hitam. Berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan pohon buah ini konon kabarnya berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, hingga kemudian tersebar luas didaerah-daerah tropis lainnya.

Kata pepaya sendiri berasal dari kata "papaja" yang merupakan bahasa Belanda, namun selain dari pada itu di Indonesia sendiri juga memiliki sebutan-sebutan lain dibeberapa daerah seperti "kates" yang merupakan sebutannya bagi orang Jawa, kemudian "gedang" yang merupakan sebutannya bagi orang Sunda. Di Indonesia olahan buah tersebut juga cukup beragam dan salah satu diantaranya adalah dijadikan sebagai manisan yang mungkin anda sendiri juga tidak asing dengannya dan pernah mencicipinya.

Manisan pepaya sendiri secara umum terbagi dua yaitu kering dan basah yang masing-masing memiliki ciri khas dan cita rasa sendiri-sendiri. Namun untuk artikel ini kami akan membahas yang kering terlebih dahulu, bagi anda semua yang ingin mencoba untuk membuatnya sendiri dirumah.

Sesuai dengan namanya camilan ini memiliki tekstur yang kering pada bagian luarnya, dan cocok untuk dijadikan camilan dimana saja terutama ketika siang hari. Selain itu untuk yang satu ini juga bisa dibilang paling umum jika dibandingkan dengan jenis manisan dari buah lainnya, hal ini mungkin karena juga dipengaruhi oleh melimpahnya hasil buah ini di Indonesia sehingga harganya terjangkau oleh masyarakat.

Bagi anda sendiri yang memiliki pohonnya dirumah dan sedang berbuah dan bingung untuk diolah menjadi apa, tidak ada salahnya jika mencoba untuk dibuat menjadi manisan pepaya kering. Dan jika anda tertaril berikut salah satu resep dan cara membuatnnya.


Bahan-bahan yang dibutuhkan
1KG buah pepaya(pilih yang masih mengkal)
500 gram gula pasir
Garam secukupnya
1 sdm kapur sirih yang dilarutkan pada 2 liter air(buang endapannya ambil bagian yang bening saja)

Cara Membuat
  • Kupas buah dari kulitnya, kemudian potong-potong kecil sesuai selera(jika ingin terlihat lebih bagus bisa gunakan pisau yang bergelombang untuk memotongnya)
  • Rendamlah didalam air larutan kapur sirih yang telah disiapkan kira-kira satu jam
  • Jika sudah tiriskan, kemudian cucilah hingga bersih dengan air yang bersih
  • Rebuslah dalam air mendidih kira-kira 5 menit saja, kemudian tiriskan
  • Rebuslah air 1 liter dengan gula 1 kg hingga mendidih dan gulanya larut.
  • Jika sudah masukan pepaya, dan rebus lagi kira-kira 1 jam(namun jangan terlalu lunak), kemudian tiriskan
  • Jemurlah pepaya yang sudah diolah dibawah terik sinar matahari kira-kira 3 hari hingga kering (selain itu juga bisa menggunakan bantuan alat untuk mengeringkan) 

Cara Membuat Manisan Kolang-Kaling/Buah Atap

Kolang-kaling atau ada yang menyebutnya sebagai buah atap merupakan hasil dari biji pohon aren, yang kemudian bisa dikonsumsi oleh manusia, terutama untuk bahan dalam membuat es atau minuman dingin. Bentuk dari kolang-kaling sendiri agak lonjong dan pipih yang teksturnya kenyal dan berwarna putih dan terlihat agak transparan. Kolang-kaling sendiri relatif mudah untuk bisa kita temukan dipasar-pasar tradisional hingga mini market dengan kemasan, yang harganya juga relatif terjangkau.

Olahan biji pohon aren seperti ini memang sangat populer sejak jaman dahulu, dan selain dijadikan sebagai campuran untuk membuat minuman dingin, kolang-kaling juga cukup populer diolah manjadi semacam camilan manis yaitu berupa manisan. Dahulu manisan kolang-kaling disajikan dengan cara yang cukup unik, karena ditusuk dengan potongan bambu tipis, sehingga mirip dengan sate dan banyak orang dahulu mengenalnya sebagai sate kolang-kaling.

Namun sayangnya menurut kami manisan kolang-kaling yang ditusuk sate sekarang sudah cukup jarang untuk bisa ditemukan, padahal dahulu camilan seperti ini mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional bahkan para pedagang sayur keliling juga banyak yang menjajakannya. Namun dalam hal ini kami hanya survei disekitar tempat kami tinggal saja, sedangkan untuk daerah-daerah lain kami juga tidak mengetahuinya masih banyak atau tidak keberadaanya.

Dahulu manisan kolang-kaling seperti ini sebagian besar warnanya adalah merah dan hijau sehingga sangat terlihat ranum dan menarik yang membuat anak-anak suka kepadanya. Mungkin apabila ada diantara anda yang mengalami masa kecil diera 80-90an sate manisan kolang-kaling banyak bisa ditemukan, namun apabila sekarang anda kesulitan untuk bisa mendaptkannya dan sangat merindukan untuk bisa mencicipinya kembali. Maka yang terbaik adalah mencoba untuk membuatnya sendiri, dan jika anda tertarik berikut adalah salah satu resep dan cara membuatnya.
Bahan untuk membuat Manisan Kolang-kaling
1 kg kolang-kaling
1 liter air beras(air yang digunakan ketika mencuci beras dan berwaran putih)
2 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun pandan, kemudian dipotong-potong
300 gram gula pasir
Sirup cocopandan warna merah sesuai selera

Cara membuat
1. Cucilah buah kolang-kaling hingga bersih, kemudian rendamlah didalam air beras kira-kira 4 jam kemudian tiriskan.
2. Jika sudah bilas lagi dengan air dan tiriskan kembali
3. Rebuslah kolang-kaling tersebut bersama daun pandan dan daun jeruk purut hingga mendidih
4. Tuangkanlah gula dan sirup, dan masaklah hingga airnya berkurang, kemudian tiriskan kolang-kaling
5. Jika sudah Jerangkan air sirupnya hingga menjadi agak kental
6. Masukan kolang-kaling kembali kemudian masak hingga kering dengan api kecil
7. Jika sudah dinginkan, kemudian simpan kedalam lemari es. Apabila ingin dijadikan sate kolang-kaling tinggal ditusuk dengan tusuk sate.

Resep Membuat Manisan dan Jus dari Tomat

Ketika siang hari yang panas selain menikmati minuman dingin yang segar alangkah nikmatnya apabila kita juga menyajikan camilan. Salah satu jenis camilan dan minuman yang sangat cocok disantab ketika siang hari yang cerah dan panas adalah manisan dan jus, sedangkan seperti kita ketahui semuanya, jika manisan dan jus sendiri juga banyak sekali ragamnya yang berdasarkan dari bahan dasar untuk membuatnya.

Jika anda ingin membuat manisan maupun jus dengan bahan yang sangat mudah dan juga murah untuk bisa kita dapatkan adalah dengan memanfaatkan buah tomat, yang dinegeri kita yang tercinta ini sangat melimpah ruah keberadaannya. Namun sebelum kita membahas tenatang cara membuat manisan dan jus tomat, akan lebih baik lagi jika kita juga mengenal lebih dekat tentang buah tomat tersebut.

Tomat yang memiliki nama binomial Solanum lycopersicum adalah salah satu buah yang sangat umum dikenal masyarakat didunia, yang memiliki ratusan kultivar tomat. Namun secara umum tomat dikenal berdasarkan dari kegunaanya yaitu untuk masak atau orang-orang lebih mengenalnya sebagai tomat sayur, dan juga jenis-jenis lain yaitu tomat buah dan tomat lalapan.

Kabarnya tomat sendiri pada mulanya kemungkinan berasal dari Amerika Selatan yang terletak di daratan tinggi pantai barat, kemudian setelah Spanyol menguasai daerah tersebut, tanaman tomat ini disebarkan di didaerah-daerah koloni yang lain termasuk seluruh benua Asia. Berdasarkan sumber Wikipedia asal mula tomat tersebut berdasarkan dari tulisan Andrew F. Smith yang berjudul "The Tomato in America"

Sebagai salah satu jenis buah sudah pasti tomat juga memiliki banyak manfaat dan diantaranya berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan adalah mengatasi gusi berdarah dan sariawan, sembelit, melawan stroke dan penyakit jantung, mencegah kanker, memulihkan fungsi lever, sumber antioksidan alami dan lain-lain. Fungsi-fungsi tomat tersebut kami dapatkan dari sumber Majalah Kesehatan.com yang jika anda ingin mengetahui lebih lanjut bisa melalui link yang ada didalam tanda kurung berikut (http://majalahkesehatan.com/manfaat-buah-tomat/)

Setelah sedikit membahas tentang buah tomat mari kita mengolahnya menjadi sebuah minuman segar yaitu jus, beserta camilan segar yang berupa manisan, karena seperti kita tahu terkadang ada beberapa orang yang tidak begitu suka mengkonsumsi buah tomat secara langsung. Oleh karena itu akan lebih nikmat lagi jika kita mengolahnya

Bahan-bahan untuk membuat manisan tomat
1Kg tomat merah pilah yang segar dan agak mengkal
125 gram gula pasir
125 gram gula Jawa
1 sendok makan air kapur sirih

Cara membuat
1. Cucilah tomat hingga bersih kemudian belah menjadi 4 bagian dan buanglah bagian isinya.
2. Jika sudah rendamlah potongan tomat kedalam air kapur sirih semalam, dan jika sudah cuci dan bersihkan dengan air bersih
3. Rebuslah gula hingga semuanya meleleh dan larut
4. Masukan semua potongan tomat kedalam larutan gula, kemudian aduk sampai merata dan tunggu hingga agak mengering
5. Jika sudah tiriskan kemudian jemur dibawah sinar matahari hingga tomata berubah warna agak kecokelatan

Bahan-bahan untuk membuat jus tomat
500 gram tomat merah yang segar
125 gram gula pasir
1 gelas air
kayu manis secukupnya

Cara membuat
1. Campurkan air, kayu manis dan gula kemudian rebuslah hingga mendidih
2. Jika sudah saringlah air larutan gula tersebut dan dinginkan
3. Cuci buah tomat hingga bersih kemudian potong-potonglah kecil-kecil. Jika sudah blenderlah hingga benar-benar halus kemudian disaring
4. Jika sudah campurkan dengan air larutan gula yang sudah dibuat, kemudian tambahkan es batu supaya lebih segar.

Cara Mudah Mengolah Salak Menjadi Manisan dan Sirup

Salak adalah salah satu jenis buah yang sangat mudah kita temui di negeri tercinta kita ini. Buah ini cukup unik karena memiliki kulit keras yang seperti sisik beserta isi yang juga keras berwarna cokelat kehitaman yang orang-orang Jawa menyebutnya sebagai kenthos. Jika dilihat dari pohonnya salak tumbuh dengan batang yang penuh dengan duri dan daun-daun yang kecil memanjang, dengan buah yang tumbuh disela-sela batang yang berduri tersebut.

Salak memiliki nama binomial Salacca zalacca namun orang-orang bule memiliki sebutan yang sangat unik yaitu snake fruit yang apabila kita artikan kedalam bahasa Indonesia adalah buah ular. Hal ini mungkin kulit salak seperti yang kami sebutkan diatas memiliki kulit yang seperti sisik, sehingga buah ini disebut demikian.

Asal-usul dari buah ini sampai sekarang memang masih tidak diketahui, namun pohon salak sendiri tumbuh liar di Jawa bagian barat daya dan Sumatra bagian selatan. Selain itu buah Salak juga diperkenalkan dibeberapa negara lain seperti Filipina, Papua Nugini, Queensland maupun Fiji, dan juga dibudidayakan di Thailand dan Malaysia.  

Rasa dari buah salak sendiri adalah manis dan agak asam sehingga juga sangat segar ketika dimakan langsung atau diolah menjadi minuman atau juga manisan. Selain itu buah ini juga menjadi salah satu buah untuk oleh-oleh keluarga dan salah jenis yang sangat populer adalah apa yang disebuat sebagai salak pondoh yang sangat terkenal karena rasanya yang sangat manis dan tidak sepat walaupun ukurannya pada umumnya lebih kecil.
Mungkin ada diantara anda yang bosan memakan buah salak secara langsung, oleh karena itu ada baiknya anda juga mencoba untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang lain dan contohnya seperti manisan dan sirup. Jika anda tertarik untuk mencobanya berikut adalah resep dan cara yang sederhana dan mudah mengolah salak menjadi sirup dan manisan.
Resep Mudah Membuat Manisan Salak
12 buah salak
150 gram gula pasir
4 gelas air dingin
Garam dan kayu manis secukupnya

Cara Membuat
  1. Campurkan gula, garam, kayu manis dan air kemudian rebus sambil diaduk hingga mendidih dan larut. Jika sudah angkat dan tunggu hingga dingin
  2. Salak dikupas kemudian hilangkan isinya, dan belah menjadi dua
  3.  Masukan larutan gula dan salak yang telah dikupas kedalam stoples
  4.  Simpan kedalam lemari es setelah satu malam bisa disajikan.
Resep Sederhana Membuat Sirup Salak
1 KG salak pondoh
1200 gram gula pasir
Air 200 ml

Cara Membuat
  1. Kupaslah buah salak dan hilangkan bijinya, kemudian iris kecil-kecil dan diblender hingga halus
  2. Jika sudah peraslah buah salak yang telah dihaluskan semaksimal mungin untuk diambil sarinya
  3. Siapkan panci kemudian masukan air dan gula kemudian rebus hingga mendidih dan gulanya larut
  4. Jika sudah masukan air perasan buah slak kedlam larutan gula yang direbus kemudian aduklah hingga benar-benar merata.
  5.  Rebus kembali semuanya kira-kira 10-15 menit kemudian saringlah dan masukan kedalam botol dan simpan kedlam lemari es
  6.  Cara penyajian sama seperti kita jika membuat sirup pada umumnya

Membuat Manisan dari Buah Kedondong

"Dondong opo salak duku cilik-cilik, ngandong opo mbecak mlaku thimik-thimik", sepenggal kalimat tersebut adalah sebuah tembang yang sangat populer ditengah masayarakat Jawa terutama tempo dulu, yang merupakan sebuah lagu daerah. Dalam lirik lagu atau tembang tersebut terdapat kata dondong yang merupakan sebutan buah kedondong oleh masayarakt Jawa, yang juga bisa dibilang banyak diminati oleh masayarakat karena rasanya yang manis berpadu dengan rasa masam khas buah kedondong, selain itu harganya juga murah ketika musimnya.

Buah kedondong memiliki bentuk lonjong dan ketika sudah matang pada bagian kulit dan dagingnya akan berwarna kuning, selain itu juga ada bagian isi atau biji yang sangat unik karena berbeda dengan biji buah lainnya. isi atau biji tersebut seperti ada serabutnya yang cukup banyak sehingga buah kedondong juga cukup sulit untuk memisahkan dari dagingnya yang pada umumnya hanya pada bagian itulah buah kedondong dimakan.

Kedondong memiliki nama binomial Spondias dulcis yang merupakan tumbuhan tropis sehingga juga mudah ditemukan di Indonesia, dan sangat nikmat ketika disantab langsung dagingnya walaupun tanpa diolah terlebih dahulu. Namun buah kedondong juga sangat nikmat apabila diolah menjadi sebuah camilan, dan salah satunya adalah menjadikannya sebagai manisan yang tentu saja akan lebih segar dibandingkan memakan kedondong secara langsung.

Manisan kedondong sendiri menurut kami juga tidak terlalu banyak orang yang membuatnya, sehingga cukup sulit untuk bisa mendapatkannya. Padahal manisan ini rasanya sangat segar dan dibeberapa daerah juga menjadi salah satu kuliner untuk oleh-oleh keluarga. Oleh karena itu bagi anda yang tertarik ingin mencicipi manisan kedondong namun kesulitan untuk bisa menumukannya didaerah anda tinggal, maka lebih baik mari kita coba untuk membuatnya dan berikut adalah resep dan caranya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1/4Kg kedondong yang sudah matang
100 gram gula pasir
Garam, air kapur sirih, dan pewarna makanan warna kuning atau hijau secukupnya(bila suka)

Cara membuat
1. Kupaslah kedondong kemudian potong-potong kecil-kecil memanjang, kemudian bersihkan denga air
2. Siapkan sedikit saja air kapur sirih yang dicampur dengan air secukupnya dan biarkan beberapa saat hingga kapur mengendap. Jika sudah demikian saring dan ambil airnya saja
3. Rendamlah kedodong yang telah dipotong-potong, pada air kapur sirih yang sudah disaring tersebut kira-kira 1-2 jam
4. Angkat dan tiriskan kemudian cuci kembali hingga bersih
5. Campurkan gula, sedikit garam dan pewarna makanan(bila suka), kemudian rebus sambil diaduk hingga gulanya larut.
6. Masukan kedondong kedalamnya tunggu hingga mendidih, kemudian angkat dan biarkan dingin
7. Simpanlah didalam lemari es

Cara Membuat Manisan Cermai

Cermai adalah salah satu buah yang rasanya agak masam yang menurut kami sekarang sudah semakin jarang untuk bisa kita dapatkan, padahal dahulu buah ini cukup populer yang sering diolah menjadi sebuah camilan yang berupa manisan. Buah ini pada umumnya tumbuh bergerobol pada pohonnya dan bentuknya bulat-bulat kecil namun ada sedikit corak lengkungan-lengkungan pada bagian sisinya dan berwarna hijau.

Nama binomial dari cermai adalah Phyllanthus acidus, dan dibeberapa daerah juga memiliki sebutan lain yaitu ceremoi sebutan cermai bagi orang Aceh, chermai sebutan dari orang Malaysia, karmay sebutan dari Filipina, mayom bagi orang Thailand, dan Otaheite gooseberry yang merupakan bahasa Inggrisnya dari buah cermai. Pohon dari buah ini akan tumbuh secara baik didaerah yang lembab dengan ketinggian 1000M dpl, dan bisa dikembang biakan melalui teknik stek maupun ditanam bijinya, selain itu juga bisa tumbuh didaerah tropis mapun sub tropis.

Menurut kami buah seperti ini memang jarang yang memakannya secara langsung, namun agar lebih nikmat untuk bisa memakannya pada umumnya dibuat menjadi manisan sehingga disebut sebagai manisan cermai. Dahulu manisan ini mudah untuk bisa mendapatkannya diwarung-warung dikampung dengan harga yang terjangkau, namun sekarang sudah sangat jarang dan jika ada mungkin hanya di beberapa toko-toko oleh-oleh dibeberapa daerah saja. 

Rasa dari manisan cermai adalah manis dan agak asam sehingga sangat segar ketika dinikmati ketika siang hari terlebih lagi bersama dengan minuman dingin. Dahulu kebanyakan manisan cermai memiliki warna merah agak tua yang merona sehingga sangat menarik perhatian dan membuat orang terasa ingin memakannya, namun selain dari pada itu juga ada warna-warna lain yaitu hijau dan kuning.

Mungkin bagi anda yang dulu sering memakan manisan cermai mungkin sekarang akan merindukannya, namun sayangnya sudah jarang ada yang menjualnya. Oleh karena itu ada baiknya untuk mencoba membuatnya sendiri dan jika anda tertarik berikut adalah caranya

Bahan-bahan yang dibutuhkan

500 gram buah cermai yang sudah cukup tua
500 gram gula pasir
Garam secukupnya
Pewarna khusus untuk makanan dan warnanya sesuai dengan selera

Cara membuat

1. Rendamlah buah cermai didalam air garam, kemudian buah digilas pelan-pelam bisa menggunakan botol agar airnya keluar, namun juga jangan sampai pecah. Hal ini untuk menghilangkan rasa yang terlalu masam atau sepat(orang Jawa bilang sepet)

2. Cucilah kembali buah cermai tersebut hingga bersih

3. Campurkan gula, pewarna, sedikit garam dan sedikit air kemudian rebus hingga mengental sambil diaduk. Jika sudah masukan cermai dan aduk hingga benar-benar merata agak mengering jika sudah angkat

4. Jemurlah beberapa hari ditempat yang bersih, hingga lapisan gula yang menempel pada cermai agak mengering, jika sudah simpan dalam tempat yang rapat atau stoples.